Waktu itu aku masih kelas 3 (IX). Aku bersekolah di SMP favorit di daerahku. Waktu itu kurang lebih jam 12.30 siang. Tiba-tiba teman sekelasku, Aryo (nama samaran) dipanggil temannya dari kelas lain. Teman Aryo bilang kalau Lusi (nama samaran) kesurupan. Lusi itu pacarnya Aryo. Spontan Aryo langsung berlari meninggalkan kelas. Kebetulan saat itu jam istirahat (12.00 s/d 13.00).

Sekolahan sontak ramai karena hal itu. Aku dan teman-teman kelas ikutan lari melihat ke arah kelas dimana Lusi berada. Tapi kami hanya melihat dari kejauhan. Dan beberapa saat kemudian Lusi dibawa ke UKS. Kami pun membubarkan diri dan kembali ke kelas untuk melanjutkan kegiatan belajar yang akan dimulai.

Esok harinya aku merasa aneh karena Lusi berada disekolah dengan ditemani ibunya. Lalu di kelas teman-temanku mulai membicarakan awal mula dan keanehan yang terjadi pada Lusi saat kemarin kesurupan. Cerita yang kudengar, Lusi kesurupan ketika sedang belajar di kelas.

Ia membuang sampah kertas keluar jendela dan mengenai pohon kelapa di samping kelasnya. Dan aku baru tau kalau katanya pohon kelapa itu memang ada penunggunya. Dan setelah itu Lusi seperti melihat sosok wanita berjalan di luar jendela. Ia pun sontak menunjuk-nunjuk ke arah sosok itu berada dengan wajah yang shock. Tidak hanya Lusi, tapi satu teman dekat Lusi juga melihatnya. Mereka terlihat sangat shock dan mereka merasa badan mereka terasa panas.

Guru yang saat itu sedang mengajar pun langsung melaporkan kejadian itu ke kantor guru. Saat Lusi dan temannya di datangi ke kelasnya, mereka diminta menggenggam es batu yang dibawa guru untuk meringankan panas yang mereka rasakan. Tapi tidak lama mereka menggenggamnya, es batu itu langsung mencair seperti terkena suhu yang sangat panas. Dan aku tidak tau bagaimana kelanjutan ceritanya karena kepala sekolah dan para guru sepakat tidak memberitahukan kepada para siswa lain supaya tidak terjadi kepanikan dan tidak mengganggu kenyamanan bagi para siswa yang lain.

Namun esoknya, Lusi pingsan dan kesurupan lagi. Ia sekarang tidak sendiri, kesurupan itu berubah menjadi massal. Ada sekitar 5 orang teman dekat Lusi yang ikut kesurupan karena pada saat Lusi kesurupan mereka ikut memegangi Lusi. Akhirnya para siswi itu setelah kesurupannya dapat diatasi, mereka di izinkan pulang lebih awal.

Dan esok harinya aku mendengar Lusi dan teman-temannya didatangkan seorang ustad oleh pihak sekolah ke sekolahan.

Setelah itu, setiap guru yang datang ke kelasku pasti bilang kalau ke kamar mandi jangan sendiri, diusahakan ke kamar mandinya jangan jam 12 / dzuhur, jangan main di belakang sekolah, jangan suka melamun, jangan bicara dengan kata-kata yang tidak sopan, jangan membuang sampah sembarangan, dan itu katanya pesan dari kepala sekolah untuk disampaikan ke murid-murid.

Lalu aku mendengar dari guru yang mengajar, setelah Lusi kesurupan, ia jadi bisa melihat makhluk astral. Jadi saat Lusi ke kantor guru, dia bilang ke salah satu guru untuk tidak mengayunkan-ayunkan tangannya karena ada makhluk yang tidak terlihat di sana terkena ayunan tangan dari guru tsb.

Lalu pada saat kegiatan belajar, Lusi menegur gurunya untuk tidak memainkan kakinya supaya tidak mengenai orang yang tidak terlihat itu.

Dan esoknya, aku mendapatkan cerita baru dari seorang guru yang sudah lama mengajar di SMP ku itu. Beliau bercerita bahwa kejadian itu bukan hanya sekali, tapi kejadian itu pernah terjadi sebelumnya. Jadi katanya dulu juga ada alumni yang mengalami hal seperti itu. Jadi ceritanya alumni ini melihat sosok Ular Naga namun perutnya ke atas berbentuk manusia, ada di gapura tepat di seberang jalan atau di depan SMP ku. Alumni ini bertanya siapa nama Ular Naga tersebut, dan Ular Naga itu menyebutkan namanya (aku namanya lupa). Lalu sang Ular Naga itu mengajak bertemu di suatu tempat (tempat itu dalam dunia nyata berada di UKS) dan tepat pada jam 10 pagi. Alumni ini pun mengiyakannya.

Esok harinya alumni ini gelisah pada saat jam pelajaran sedang berlangsung. Dia tidak berani meminta izin kepada guru yang sedang mengajar (guru ini sampai sekarang masih mengajar di SMP ku ini). Karena waktu hampir menunjukkan pukul 10, maka ia semakin gelisah hingga ia mengutarakan niatnya itu ke teman sebangkunya. Lalu temannya inilah yang menyampaikan niat alumni untuk bertemu dengan Ular Naga kepada guru yang sedang mengajar. Guru itu pun tidak percaya dan hanya menganggap itu lelucon anak SMP, tapi ia tetap mengizinkan alumni untuk pergi. Saat jam menunjukkan tepat pukul 10 pagi dan si alumni ini baru sampai di pintu kelas ia langsung jatuh pingsan. Dia lalu dibawa ke UKS.

Selama alumni pingsan, ia selalu mengigau dan berkata dingin, licin, lalu tertawa-tawa. Setelah sadar, ia cerita bahwa ia tadi diajak oleh Ular Naga terbang ke Laut Pantai Selatan, lalu ia merasa kedinginan dengan air lautnya, ia pun merasa badan Ular Naga licin saat membawanya pergi, lalu dia melihat di Pantai Selatan semua orang cantik dan tampan.

Dan kejadian yang di alami alumni ini hampir setiap pagi dialaminya. Setiap jam 10 pagi ia akan pingsan di manapun ia berada, lalu selama ia pingsan ia akan pergi ke Pantai Selatan.

Hal itu sama seperti yang dialami Lusi, ia melihat Ular Naga ingin membawanya saat kesurupan itu terjadi. Dan ia juga melihat semua orang-orang yang bersama Ular Naga itu cantik dan tampan. Dan Ular Naga itu berkata bahwa Lusi akan menjadi seperti mereka.

Aku pun tidak tau kebenarannya, karena aku tidak mengalami dan tidak mau mengalaminya. Hehehe

Dan cerita lain dari SMP ku ini, konon di sekitar perpustakaan sekolah ada kampung ghaib yang penduduknya adalah makhluk kerdil tanpa wajah. Lalu ada yang bilang sekolahku ini tepat berada di jalur Alam Ghaib, yang berarti sering dijadikan lalu-lalang makhluk tak kasat mata. Dan faktanya dulu sering terjadi kecelakaan di depan SMPku ini, bahkan banyak yang meninggal dunia. Lalu ibu kantin yang juga merupakan istri dari salah satu guru di SMP ku ini, ia pernah pada saat jam usai sekolah dan sudah sepi, ia melihat ada anak kecil yang berlari ke arah pohon kelapa tempat Lusi membuang sampah kertas lalu anak itu menghilang begitu saja. Ada juga katanya dulu ada guru yang tidak percaya dengan hal-hal astral seperti itu dan bahkan meremehkannya lalu akhirnya ia melihat sendiri ada sosok kepala tanpa badan yang rambutnya menjuntai menutupi pintu kelas saat ia sedang mengajar & siswa yg sedang belajar tidak melihat sosok itu, dan kemudian guru tersebut mengundurkan diri. Ada juga siswa yang melihat kepala tanpa badan ada di depan jendela lalu siswa itu histeris didalam kelas.

Yah, mungkin itu sedikit kisah yang pernah aku alami di sekitarku. Aku yakin Alam lain itu ada bahkan berdampingan dengan kita. Yang penting kita tetap menguatkan iman dan yakin bahwa manusia adalah makhluk yang paling sempurna yang diciptakan Yang Maha Kuasa. Semoga kita selalu dilindungi oleh DIA. Aamiin.

Penulis: Santi