Cerita kali ini disadurkan dari Creepypasta, oleh salah satu anggota yang bernama Elliot asal Canada, menceritakan kisah seramnya pada saat dia masih berusia 5 tahun. Waktu itu dia masih belum mengerti apa-apa. Hingga akhirnya peristiwa mengerikan dibalik itu semua terungkap…

“Tahun ini sembilan belas sembilan puluh sembilan.”

Kalimat ini membuat saya teringat kembali pada saat kelas TK besar. Saat itu setiap hari kami harus membaca tanggal yang tertera di papan tulis. Umur saya 5 tahun waktu itu. Tahun 1999 sebenarnya merupakan sebuah memori kelam bagiku, yang tidak akan pernah pudar bagaimanapun aku mencoba melupakannya. Tahun 1999 merupakan tahun saya kehilangan gigi pertama, tahun saya pertama kali naik pesawat, dan juga tahun saya kehilangan kepolosanku.

Memori yang tidak bisa terhapus ini bermula pada TV baru (sebenarnya TV tua) itu. Pada masa itu, yang sedang populer di sekolah adalah Pokemon. Baik permainan kartu Pokemon, game Pokemon, stiker dan yang paling hits adalah acara seri di TV. Jadi sudah pastinya setiap hari saya pulang dari sekolah, saya akan bersiap-siap di depan TV sampai film itu diputar jam 5. Masalahnya, ayah saya menonton berita pada pukul 5:30, sedangkan film Pokemon itu ceritanya berkelanjutan jam 5 dan jam 5.30. Artinya, saya harus melewatkan satu episode setiap harinya. Saya terus mengeluhnya setiap hari. Mungkin bosan mendengar keluhan saya, dia akhirnya membeli TV baru.

Ayah meletakkan TV yang baru dia beli itu di kamarku. Sayangnya TV ini hanyalah sebuah TV tua dengan tabung kecil, yang memiliki telinga antena berbentuk kelinci. TV ini hanya bisa menampilkan 20 channel, dan tidak termasuk channel yang menayangkan Pokemon.

Saya sangat girang waktu itu, jadi saya tidak terlalu mempermasalahkannya. Setelah melihat beberapa tayangan saya rasa hanya channel 2 (TVO Kids) yang bagus untuk ditonton. Baru beberapa bulan kemudian saya akhirnya menyadari adanya channel ke-21.

Saya ingat waktu itu April. Saya sedang berpindah-pindah saluran untuk mencari Pokemon. Saya iseng-iseng memencet 21 ke remote, dengan harapan ada saluran tambahan. Dan ternyata, memang ada! Ayah saya juga cukup terkejut. Tetapi dia tidak mempermasalahkannya, karena saluran TV itu saluran anak-anak. Channel ini namanya Caledon Local 21, yang belakangan saya baru menyadari disiarkan dari kota Caledon, Ontario, yang memang cukup dekat dengan kota saya.

Acara yang ditayangkan di Caledon Local 21 ini sebetulnya lumayan buruk. Saya tidak paham dengan isi hampir setengah dari tayangan mereka. Begitu saya sudah beranjak dewasa, saya baru mulai menyadarinya.  “Film apa-apaan ini?”

Berikut merupakan beberapa daftar yang pernah saya tonton di saluran aneh ini. Sebenarnya sampai saat ini saya masih mengingat detail-detailnya, dan ini benar-benar membuat saya merinding juga.

Hanya ada tiga acara yang dapat saya temukan di saluran ini. Mungkin karena jam operasionalnya yang antara 4 sore sampai 9 malam.

April , 1999

Booby – “Bersama”: Saya ingat acara Booby adalah acara di mana karakternya diperankan dengan tangan. Tidak ada boneka, atau apa, hanya tangan. Jadi ada sebuah tangan bernama Booby, yang selalu berada satu situasi di setiap episodenya. Durasinya hanya 5 menit. Setting tempat pengambilan adegan juga buruk. Lokasinya berada di depan dinding tua berlumut, dengan tangan-tangan di atas meja bertaplak merah. Jelas-jelas mereka tidak memiliki budget sama sekali.

Jadi ada satu episode dengan Booby mencoba mengambil saos tomat dari botol. Di acara itu Booby mencoba mengeluarkan saos tomat dengan menepuk dasar botol tomat berkali-kali. Mungkin hampir 3 menit. Setelah itu datanglah satu tangan dan membantu Booby. Akhirnya dengan bekerja sama mereka berhasil mengeluarkan saos tomat, walaupun muncrat ke mana-mana. (sebenarnya adegan ini berhasil membuat saya tertawa kecil). Lalu Booby pun melihat ke kamera sambil zoom in perlahan-lahan.

Mr. Bear’s Cellar (Gudang Bawah Tanah Tn. Beruang): Judulnya cukup asal-asalan untuk standar film hari ini. Jadi acara ini menceritakan seorang pria mengenakan kostum beruang, yang selalu menerima tamu (yang selalu anak-anak) setiap hari di gudang bawah tanahnya.

Film ini direkam dengan menggunakan camcoder, dan bukan camcoder yang bagus. Polisi banyak bertanya ke saya mengenai acara ini. Jadi ada episode Tuan Beruang bermain catur dam sendirian. (Saya tidak menyadari pada awalnya, namun meja yang digunakannya adalah meja yang digunakan oleh Booby juga). Jadi dia bermain sendirian beberapa saat, kemudian muncul suara ketukan pintu. Kamera pun mengarah ke pintu di lantai atas. Tuan Beruang pun naik ke atas dan buka pintu yang ternyata ada dua anak-anak. Laki-laki hampir seusia dengan saya, sedangkan perempuan kelihatannya berumur 8.

Tuan Beruang menari dengan gembira. Dan kemudian dia mulai berbincang dengan anak-anak. Saya tidak mengingat percakapannya, lagipula suara percakapannya tidak jelas. Tuan Beruang mengajak anak-anak turun ke gudangnya, yang sebetulnya cukup suram. Hanya diterangi sebuah lampu minyak di atas meja. Saya tidak begitu ingat lagi, kecuali nyanyian yang juga sebetulnya tidak bisa saya dengan jelas (mungkin gara-gara dia mengenakan topeng beruangnya). Episode ini berakhir dengan mereka bermain petak umpet, dengan anak-anak bersembunyi di lemari kecil dan tuan beruang yang bertugas mencari.

Mei 1999

Sup dan Sendok: Saya rasa ini bukan acara rutin. Saya rasa ini lebih ke film movie (hanya putar sekali saja dan selesai). Yang pasti saya telah berhenti menonton acara Caledon Local 21 ini, karena menurut saya acara-acaranya lumayan bodoh. Apalagi film Pokemon mulai ditayangkan jam 4.30 dan 5 sore.

Saya tidak terlalu mengingat isi episode ini lagi. Yang pasti, ada sekaleng sup dan sebuah sendok yang diikat dengan tali, berayun maju mundur, seolah-olah ada orang yang mengayunkannya di depan kamera. Lokasi syutingnya mirip di ruang bawah tanah, yang lucunya mirip dengan gudang Tuan Beruang. Keseluruhannya berjalan setengah jam dengan adegan bodoh yakni sendok mengejar kaleng sup karena ingin “memakannya”. Saya tidak begitu ingat jalan cerita, tetapi saya ingat ending-nya.

Endingnya menampilkan sebuah meja (meja yang dipakai Booby lagi) dan kurang lebih ada tujuh anak-anak duduk di sana. Masing-masing anak memiliki semakok sup di depan mereka. Mereka duduk dan menatap kamera, namun dengan wajah bingung, hampir ketakutan. Kameramen mengangkat kaleng sup di depan mereka dan tanya “Sendoooook siap?” dan tiba-tiba berhenti.

Juli 1999

Waktu itu musim panas. Saya sudah cukup lama tidak membuka saluran 21. Suatu hari saya menginap di rumah teman saya. Kebetulan dia mendapat hadiah TV di ulang tahun ke-enamnya. Kami masih tetap terjaga di malam yang larut (jam 9.30 sudah sangat larut bagi kami) dan menonton TV. Waktu itulah saya teringat dengan saluran 21 dan menceritakan ke teman saya. Kami pun coba membuka saluran itu, yang ternyata ada. (Mereka mungkin merubah waktu penayangan).

Mr. Bear’s Cellar : Episode ini cukup menghibur bagi saya dan teman saya. Alasan utamanya karena ada ucapan kasar di situ. Namun ketika saya berpikir kembali acara ini, saya mulai menyadari adanya ketidakberesan dalam syutingnya. Episode ini bermula dengan posisi kamera tergeletak merekam Tuan Beruang menaiki tangga membuka pintu ruang bawah tanah. Beberapa saat kemudian kamera mati, dan menyala kembali dengan posisi kali ini tegak. Kelihatan Tuan Beruang dan seorang anak. Anak ini kelihatan berumur 11 atau 12.

Dia sedang berbincang dengan Tuan Beruang, namun saya tidak bisa mendengarnya dengan jelas (gara-gara camcoder buruk). Sampai tiba-tiba anak itu berbicara dengan nada tinggi. Dia mengatakan dia sudah terlambat, dan sudah saatnya kakaknya harus pulang rumah. Saya juga mendengar suara-suara di latar. Namun yang paling saya ingat adalah Tuan Beruang dengan jelas berkata “Enyah kau bajingan! Kau gak diundang!” dengan suara berat di balik topeng beruang.

Saya dan teman saya saling menatap dan tertawa mendengar ucapan kotor dia. Tetapi acaranya semakin aneh. Anak itu menaiki tangga dan mengatakan dia akan memanggil polisi. Tuan Beruang langsung berlari mengejarnya. Sang anak berteriak dan juga berlari. Camcoder pun tiba-tiba terputus dan episode itupun berakhir. Salurannya kemudian berubah menjadi statis….

Booby : “Bermain dengan Gunting”. Waktu itu satu sore saya sedang tidak ada kerjaan. Jadi saya pun mencoba menonton acara 21. Pertama kali saya menonton episode kali ini, saya mengira ini untuk remaja, karena ada adegan berdarahnya. Dan film ini benar-benar sangat menjijikkan.

Ketika polisi menceritakan semuanya ke saya, saya baru menyadari darah milik siapa itu sebenarnya. Jadi episode ini menayangkan Booby dengan pacarnya (sebuah tangah dengan pita di jari kelingking) Booby sedang memegang gunting dan melompat maju mundur, dan pacarnya bergerak tak menentu.

Lalu muncul satu tangan lagi ke layar. Tangan ini lebih kecil, dan terlihat seperti memberontak, seolah-olah orang di bawah meja itu terlihat seperti sedang dipaksa (yang belakangan saya baru menyadari memang dipaksa).

“Anak-anak, gunting adalah benda yang sangat berbahaya. Jadi peganglah dengan hati-hati,” nasehat Booby ke kamera. Saya mendengar suara dibekap. Tetapi saya tidak yakin, karena kualitas suaranya memang buruk.

Pacar Booby menahan tangan kecil itu, sedangkan Booby yang memegang gunting mulai mengincar ibu jari. Dia membuka gunting lebar-lebar, dan langsung memotong ibu jari tangan kecil itu!

Darah langsung muncrat. Teriakan samar-samar tadi sekarang menjadi sangat jelas. Saya yang berumur lima tahun merasa sangat jijik dengan adegan itu. Saya pikir film ini ditujukan untuk remaja. Lalu gunting itu sepertinya mengenai tulang, karena suara besi mengenai sesuatu dan suara retak terdengar. Pada saat itulah saya langsung menutup TV. Saya tidak pernah membicarakannya dengan ayah, karena takut dia akan membatasi waktu nonton TV saya.

Agustus 1999

Saya sudah tidak menonton saluran 21 lagi, semenjak episode Booby waktu itu. Namun di bulan Agustus, saya penasaran dengan gudang Mr. Bear. Episode waktu itu cukup aneh karena ada ucapan jorok, yang membuat saya mengira juga untuk remaja. Namun akhirnya saya pun mencoba membukanya ketika ayah sedang sibuk.

Mr. Bear’s Cellar – Sepertinya acara ini sudah diputar sepanjang Agustus. Adegan ini sedang diinvestigasi oleh polisi. Seluruh episode hanya Tuan Beruang duduk di kursi berbincang dengan penonton. “Halo anak-anak! Apakah kamu ingin bertemu dengan saya di gudang bawah tanah saya? Jika kamu mau, kirim surat ke alamat ini!” Kemudian layar beralih ke layar putih dengan tulisan warna-warni berisi alamat. Dan tampilannya seperti itu sampai akhir episode.”

Dan coba tebak apa yang aku lakukan? Saya mengirim “Tuan Beruang” atau orang brengsek itu sebuah surat. Saya mengirimnya lebih dikarenakan penasaran. Ayah saya tidak melarangnya karena dia pikir acara itu adalah acara anak-anak, namun dia sendiri tidak pernah menonton saluran 21 ini. Jadi saya menulis sebuah surat sebaik mungkin, bercerita bagaimana saya ingin sekali bertemu dengannya, dan apakah Booby tinggal di gudang bawah tanah juga. Jadi ayah saya mengirim surat ke alamat Tuan Beruang yang tertera di TV itu (yang entah mengapa, terus tertera di saluran itu sepanjang hari).

Memakan waktu seminggu untuk mendapat balasan, yang membuat saya sejujurnya kaget. Saya masih memiliki surat 15 Agustus 1999 itu. Di surat tertulis:

“Halo Elliot, Terima kasih banyak atas suratmu. Saya ingin sekali kamu berada di gudang bawah tanah saya! Kita bisa bermain, menonton film, dan berkemah di tengah hutan!

“Dan ya, Booby juga tinggal di gudang bawah tanah saya. Dia adalah teman baik saya!

“Datang ke rumah saya di xxxxxxx, Caledon, Ontario, CA.

“Saya menunggu kehadiran kamu!

“Tertanda Tuan Beruang”

Ayah tidak merasa ini mencurigakan, karena dia bahkan mengantar saya ke rumah Tuan Beruang. Di sinilah pihak polisi pun ikut terlibat. Ribuan pertanyaan, foto-foto anak-anak ketakutan, hutan…

Itu alasannya mengapa saya ingin menulis blog ini, sang psikopat dan teman-temannya telah melakukan perbuatan terkutuk itu. Dan mereka, setelah hampir sepuluh tahun, sekarang sepertinya ingin mencoba menghubungiku lagi. Seluruh polisi pun kembali dikerahkan. Ini membuat kejadian 1999 kembali lagi ke saya, setelah hampir satu dekade berlalu.

Sebenarnya siapa yang mempersiapkan saluran Caledon Local 21 itu? Siapakah Tuan Beruang dan Booby? Siapakah anak-anak di film itu? Semuanya akan jelas pada artikel berikutnya di Saluran Misteri – Caledon Local 21  – Bagian 2. Jangan dilewatkan.