Perkenalkan nama saya Ricky Handika Putra, sering disapa Ricky. Saya akan bercerita tentang pengalaman saya pada tahun 2010 kemarin. Saya punya pengalaman tidak menyenangakan pada masa itu.

Saya pernah mendekam di sebuah rumah tahanan/penjara lebih tepatnya. Saya cukup lama di rutan, sekitar 1 tahun 2 bulan. Di situ saya banyak mendapatkan pengalaman-pengalaman yang mungakin di luar tidak bisa saya dapatkan.

Saat ini saya akan menceritakan tentang pengalaman saya bersama teman teman saya pas di rutan, mengenai hantu yang ada di blok tahanan saya, mungakin buat pertama pas berada di rutan khususnya blok/kamar saya. Saya tidak pernah merasakan hal-hal yang berbau mistis/horor.

Delapan bulan sudah telah saya lewati bersama teman-teman di rutan. Ketika itu pas malam menjelang, entah itu jam berpa, saya kurang tau. Karena di rutan gak ada jam dinding, yang pasti larut malam.

Salah satu temanku yang bernama Arif tersadar dalam tidurnya dan dia langsung beranjak ke kamar mandi untuk buang air kecil. Nah ketika dia di dalam kamar mandi dia merasa di belakang ada yang memperhatikannya, tapi dia tidak berani buat noleh ke arah tersebut. Kemudian dia langsung pergi ke tempat tidurnya, dan berusaha cuek dengan hal itu…

Keesokan harinya Arif bercerita kepada teman-teman, bahwa semalam dia merasakan hal yang aneh di kamar ini. Kita semua percaya akan hal itu. Wajarlah tempat seperti ini mana ada yang gak angaker. Pasti semua angaker, tapi kita semua di blok, berusaha tenang.

Beberapa hari kemudian waktu sudah malam hari, tapi di blok anak-anak masih belum ada yang tidur, meski sudah waktunya tidur, kebetulan di blok kita ada 7 orang. Selagi kita ngobrol dan bercanda ria, muncullah suara aneh yang terdengar di arah kamar mandi.

Suara itu seperti seseorang menyiramkan air ke arah lantai kamar mandi, kita pun serontak diam. Suara itu terus terdengar, dengan suara pelan saya pun berbicara pada temen-temen, “Siapa yang ada di kamar mandi??”

Semua temen terdiam gak ada yang menjawab. Saya bilang “Coba menghitung.” Ternyata pas 7 orang di dalam kamar. Lalu siapa yang di dalam kamar mandi tersebut?

Kami sudah mengira pasti penghuni blok ini. Kami terdiam lama sambil melihat di sekeliling kita, kemudian saya menyuruh salah satu dari kita yang melihat ke dalam kamar mandi. Untuk memastikan.

Salah satu dari kami yang bernama Diky memberanikan dirinya buat masuk ke dalam. Diky pun membuka kamar mandi dan langsung masuklah dia. Ternyata gak ada apa-apa ucap dia dalam posisi masih di dalam kamar mandi.

Kemudian serontak denger jeritan Diky dan kemudian tidak terdengar lagi suaranya… Kami pun merasa ketakutan, tidak berani buat melihat Diky…

Setelah itu kami pun sepakat besama-sama memasuki kamar mandi, dan ternyata Diky sudah pingsan di dalam, kami langsung menggotong Diky ke kamar.

“Malam ini kita gak boleh tidur!,” ucap salah satu temenku. Dan akhirnya kita terjaga dalam malam itu.

Meski kita ngantuk kita tetep buat mata kita terjaga,, kita gak bisa berbuat apa, keluarpun gak bisa karena terhalang jeruji besi. Mampus lah kita malam ini. Dan akhirnya kita bisa melewati malam yang mengerikan…

Pagi menjelang, kita melaksanakan kegiatan seperti biasa di dalam rumah tahanan. Ada yang nyapu, ada yang ngurusi kunjungan keluarga. Semua sibuk seperti biasa. Blok kita kosong kalau pagi sampai siang.

Hari mulai siang kita masih tetap melakukan kegiatan kita. Tidak lama kemudian terdengar suara teriakan minta tolong terdengar dari dalam blok kita. Semua orang penghuni rumah tahanan pun langsung lari-lari ke blok kita bersamaan dengan saya dan temen-temen. Ternyata salah satu petugas rutan pingsan. Dibawalah ke klinik petugas rutan itu. Beberapa menit kemudian dengan bantuan pertolongan pertama.. Petugas kita pun tersadar, dan langsung berkata “Hantu.. Hantu.. Hantu..”

Ternyata dia melihat perempuan gantung diri pas di depan kamar blok kita dengan wajah tersenyum… Dengan kejadian itu kami satu blok bersama temen-temen sepakat mengajukan pindah blok kepada kepala rutan, dan akhirnya kita di pindahkan di blok lain. Blok itu sekarang kosong gak ada penghuni.

Ternyata cerita dari petugas petugas blok itu memang angker. Konon dulunya itu blok wanita di tahun 1987. Ada kejadian bunuh diri seorang wanita berpakainya baju rutan. Ternyata dia dipenjara karena membunuh suaminya sendiri…

Sekian dulu cerita dari saya tentang penghuni blok rumah tahanan. Thank you…

-Ricky Handika Putra