Assallammuallaikumm wr.wb.

Perkenal kan nama saya Andika.. Saya ingin menceritakan pengalaman ketika saya sendiri di rumah. Ini terjadi di kota Sawahlunto,Padang Malintang. Saat malam itu. Saya di rumah sendiri tak ada yg menemani. Ortu pergi keluar kota. Okee saat itu saya bermain gitar gejreng jreng jreng..

Sambil bernyanyi tiba-tiba ada suara perempuan ikut bernyanyi karena saya merasa aneh saya pun diam. Suara perempuan tadi juga hilang. Saya melanjutkan bermain gitar lagi sambil bernyanyi namun suara perempuan kembali hadir tanpa diundang. Saya pun memilih untuk diam dan pindah tempat duduk yg di awal dari ruang tamu pindah ke teras luar. Saya pun kembali bernyanyi dan aneh nya suara perempuan itu tidak ada, setengh jam bermain gitar saya bosan lalu saya memutus kan untuk kembali ke dalam rumah.

Karena suntuk sendiri dan tak ada kegiatan (maklum jomblo) hehehe.. maka saya putuskan untuk menonton. Setelah sekian lama menonton jam menunjukan pukul 23.41.

Tiba-tiba saya dikejutkan dengan suara seperti rumah roboh ‘brakkk brukk’. Saya santai saja karena itu adalah suara papan kuburan jatuh ke bawah karena sudah lapuk. Maklum saya tinggal dekat TPU.. Jarak 50 meter. Dari rumh saya ke kompleks kuburan..

Tapi yang membuat saya kesal alias sedikit takut ketika ada suara papan ditarik. Bunyinya ‘krekkk..krekkk..krekkk’. Dengan sedikit keberanian saya mencari sumber suara tersebut… Tapi tidak ditemukan apa-apa.. Lalu saya kembali melanjutkan nonton tv.. Tidak selang berapa lama saya mendengar suara perempuan menangis yang di iringi dengan percikan suara air di dalam kamar mandi..

Karena saya sudah bosan. Dengan cepat saya berlari menuju kamar mandi untuk buang air kecil. Sambil lihat kondisi… ternyata tdak ada apa-apa…

Setelah itu saya putuskan untuk mematikan tv.. dan saya duduk di ruang tamu sambil berdoa. Setelah selesai saya berdoa saya mau tidur. Setelah sampai di dalam kamar. Saya baru ingat klw saya belum matikan lampu yang ada di dapur. Dengan berat hati saya pergi ke dapur.

Dapur saya ini bersebelahan dengan gudang.. Saya tau gudang saya ini penunggunya gendoruwo.. Ada suara orang berdehemm itu biasa.

Setelah saya matikan lampu saya kembali menuju kamar untuk tidur.. maaf klw tidak seram

– Andika Sanjaya