Di Malaysia pernah dihebohkan dengan kasus seorang ibu yang melahirkan. Bukan bayi yang keluar melainkan hanya tersisa plasenta (tali pusar) saja. Kemanakah bayi itu?  Mengapa bisa menghilang dari tubuh sang Ibu?

“Untuk kasus demikian, kemungkinan besar bayinya telah diambil oleh orang Bunian,” jelas profesor Datuk Zainal Abidin Borhan, ahli animisme Melayu. Sejauh yang ditelusuri oleh Cerita Mistis, belum ada penjelasan ilmiah yang memuaskan untuk menjelaskan kejadian janin menghilang dari tubuh bayi dan hanya tersisa plasenta. Bahkan kejadian ini tidak hanya terjadi di tanah Melayu seperti Indonesia dan Malaysia. Di luar negeri pun ada terjadi kasus serupa.

Oleh karena itu mari kita menelaah kemungkinan dari sisi Orang Bunian. Menurut spekulasi orang-orang, sang bidan yang membantu persalinan mungkin saja memiliki kemampuan batin sehingga melakukan perjanjian dengan Orang Bunian untuk menukar bayi baru dengan kekayaan materi.

Kejadian lain lagi, ada kenalan teman yang istrinya sudah hamil tua. Selama beberapa bulan terakhir sering melakukan medical checkup, untuk memastikan kondisi janin selalu dalam keadaan baik. Dia sudah melakukan scan ultrasonik, scan 3D, mendengar degup jantung sang bayi. Tetapi suatu malam, sang istri bermimpi memberikan sang bayi kepada seorang kakek tua. Keesokan harinya, perutnya sudah kempis…

Ruzanna Zamzam, dokter departemen psikiater, juga mengaku pernah menemui kejadian serupa. Pasiennya dengan inisial S.U, seorang ibu berusia 43 tahun, mengaku hamil empat bulan. S.U sudah pernah melakukan scan ultrasonik dan memang terbukti dia memiliki fetus di rahimnya. Tidak dipungkiri wanita ini agak gemuk, sehingga sulit memastikan apakah benar-benar mengandung atau tidak. Namun beberapa hari sebelum persalinan, dia mengaku mengalami kejadian mistis. Dia diundang oleh seorang nyonya yang membantu persalinannya. Ujung-ujungnya seseorang mengatakan dia telah kehilangan sang bayi.

S.U tidak percaya, langsung mengunjungi rumah sakit untuk melakukan pengecekan. Tetapi alangkah terkejutnya ketika dari hasil ultrasonik menunjukkan rahimnya kosong. Menurut Ruzanna, sebagai ahli psikiater dia mempercayai apa yang terjadi oleh S.U ini adalah yang disebut pseudocyesis, atau secara gamblang disebut kehamilan palsu. Artinya, tubuh mengalami gejala-gejala hamil (berhenti menstruasi, perut membesar, mual di pagi hari), tetapi faktanya tidak ada bayi. Kejadian ini sangat-sangat jarang terjadi pada manusia, walaupun tidak menuntup kemungkinan.

Nah, untuk kasus pseudocyesis, sebenarnya gampang untuk diketahui, karena jika melakukan scan ultrasonik, maka akan kelihatan jika perutnya adalah kosong. Tetapi bagaimana kasus ketika melahirkan tidak ada bayi, melainkan hanya plasenta? Bagimana pendapat kalian? Ini adalah ulah makhluk halus, ataukah gara-gara penyakit delusi?